SMS GRATIS KE SEMUA HP ( HP HARUS AKTIF )


Minggu, 09 Agustus 2015

Cerita di Tuban tahun 2015

Liburan semester tahun ini saya habiskan di kota Tuban. Saya merasa bersyukur sih bisa kembali ke Tuban. Karena selain bisa ketemu Ayah dan Ibu yang sehat, saya juga sempat melakukan kunjungan ke teman-teman lama. Dan saya bersyukur lagi, karena saya diajak mereka untuk pergi ke suatu tempat yang lagi HITS di Tuban.

Menurut pantauan saya di Instagram, tempat tersebut adalah Pantai Remen (Jenu), Goa Suci (Palang), dan Air Terjun Nglirip (Montong). Ya, Alhamdulillah saya bisa ke 2 dari 3 tempat tersebut. Kalau para pembaca adalah pelacong dari kota luar, saya rekomendasikan anda ke 3 tempat tersebut deh.

Jadi gini ceritanya:

1. Pantai Remen
Berawal dari yang semula hanya iseng-iseng ingin jalan-jalan ke pantai. Pagi harinya saya dkk selaku alumni pengurus osis di undang ke SMADA untuk reorganisasi pengurus. Untungnya temen-temen yang janji ingin ikut jalan-jalan juga datang. Soalnya, kalau ditentukan jam berapa kumpul dimana, kemungkinan besar kalau ngga molor ya bakalan batal. Jadi setelah kumpul usai, jam 13.30 kami berangakat ber 6 ke pantai tersebut

Kami berenam (Habib, Aziz, Martin, Luni, Arum, Marta) berangkat menuju pantai dengan menggunakan sepedah motor. Kalau dari kota Tuban, perlu waktu sekitar 30 menit untuk sampai kesana.
Jalanan menuju pantai tersebut sedikit menantang. Pertama kami harus berkendara bersama kendaraan besar (Ya karena jalur pantura), lalu kami ke jalan yang kecil (ya namanya juga ke desa) tapi dari jalan kecil itu tampak pabrik TPPI yang megah, lalu ke jalan desa lagi, lalu, ke jalan desa yang berbatu (Ini yang bikin waswas, apalagi waktu itu saya menggunakan motor matic. Tahu lah ukuran ban matic seberapa. Trus kalo kena jalan ngga rata, kudu gimana). Dan setelah itu selesai, kami sampai di pantai tersebut.
Inilah beberapa penampakannya :
 Foto ini diambil sebelum kami pulang. Ya kami datang pukul 14.00'n lah.di situ matahari terik. apalagi tidak ada awan sama sekali. Wkwkwk.:D
 Yang menarik dari pantai ini adalah pasirnya yang putih. Pengunjung datang, akan menginjak pasir berbatu yang agak berpasir (Kaya kerikil kecil gitu bentuknya). Tapi semakin menuju ke laut, semakin lembut pasirnya, bahkan bisa bikin terpeleset (mungkin ngga logis apa itu kepeleset di pasir, tapi coba aja rasakan sendiri. Wkwkwk :D ).


Ini beberapa penampakan pantai remen yang mendekati lautnya (Ya ini tempatnya pasir yang bisa bikin terpeleset. Wkwkwk).
Seblumnya terimakasih banyak buat temen saya nih, Aziz namanya :D. Beberapa foto di atas dia ambil meggunakan kamera HP saya. Wkwkwk

Ya begitulah cerita saya di Pantai Remen. Untuk biaya, di pantai remen tidak ada loket. Tapi ada tempat pakir. Jadi untuk masuk perlu bayar Rp3.000,-. Dan kalau anda ingin duduk santai di pantai, di sana ada karpet. Hanya saja karpet itu untuk melayani para pembeli makanan/minuman. Waktu itu sih kami beli 2 gelas minuman dengan niatan, kami ber6 bisa duduk tenang di bawah pohon ditemani sepoi angin pantai. Wkwkwk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar