Liburan semester tahun ini saya habiskan di kota Tuban. Saya merasa bersyukur sih bisa kembali ke Tuban. Karena selain bisa ketemu Ayah dan Ibu yang sehat, saya juga sempat melakukan kunjungan ke teman-teman lama. Dan saya bersyukur lagi, karena saya diajak mereka untuk pergi ke suatu tempat yang lagi HITS di Tuban.
Menurut pantauan saya di Instagram, tempat tersebut adalah Pantai Remen (Jenu), Goa Suci (Palang), dan Air Terjun Nglirip (Montong). Ya, Alhamdulillah saya bisa ke 2 dari 3 tempat tersebut. Kalau para pembaca adalah pelacong dari kota luar, saya rekomendasikan anda ke 3 tempat tersebut deh.
Jadi gini ceritanya:
1. Pantai Remen
Berawal dari yang semula hanya iseng-iseng ingin jalan-jalan ke pantai. Pagi harinya saya dkk selaku alumni pengurus osis di undang ke SMADA untuk reorganisasi pengurus. Untungnya temen-temen yang janji ingin ikut jalan-jalan juga datang. Soalnya, kalau ditentukan jam berapa kumpul dimana, kemungkinan besar kalau ngga molor ya bakalan batal. Jadi setelah kumpul usai, jam 13.30 kami berangakat ber 6 ke pantai tersebut
Kami berenam (Habib, Aziz, Martin, Luni, Arum, Marta) berangkat menuju pantai dengan menggunakan sepedah motor. Kalau dari kota Tuban, perlu waktu sekitar 30 menit untuk sampai kesana.
Jalanan menuju pantai tersebut sedikit menantang. Pertama kami harus berkendara bersama kendaraan besar (Ya karena jalur pantura), lalu kami ke jalan yang kecil (ya namanya juga ke desa) tapi dari jalan kecil itu tampak pabrik TPPI yang megah, lalu ke jalan desa lagi, lalu, ke jalan desa yang berbatu (Ini yang bikin waswas, apalagi waktu itu saya menggunakan motor matic. Tahu lah ukuran ban matic seberapa. Trus kalo kena jalan ngga rata, kudu gimana). Dan setelah itu selesai, kami sampai di pantai tersebut.
Inilah beberapa penampakannya :
Foto ini diambil sebelum kami pulang. Ya kami datang pukul 14.00'n lah.di situ matahari terik. apalagi tidak ada awan sama sekali. Wkwkwk.:D
Yang menarik dari pantai ini adalah pasirnya yang putih. Pengunjung datang, akan menginjak pasir berbatu yang agak berpasir (Kaya kerikil kecil gitu bentuknya). Tapi semakin menuju ke laut, semakin lembut pasirnya, bahkan bisa bikin terpeleset (mungkin ngga logis apa itu kepeleset di pasir, tapi coba aja rasakan sendiri. Wkwkwk :D ).
Ini beberapa penampakan pantai remen yang mendekati lautnya (Ya ini tempatnya pasir yang bisa bikin terpeleset. Wkwkwk).
Seblumnya terimakasih banyak buat temen saya nih, Aziz namanya :D. Beberapa foto di atas dia ambil meggunakan kamera HP saya. Wkwkwk
Ya begitulah cerita saya di Pantai Remen. Untuk biaya, di pantai remen tidak ada loket. Tapi ada tempat pakir. Jadi untuk masuk perlu bayar Rp3.000,-. Dan kalau anda ingin duduk santai di pantai, di sana ada karpet. Hanya saja karpet itu untuk melayani para pembeli makanan/minuman. Waktu itu sih kami beli 2 gelas minuman dengan niatan, kami ber6 bisa duduk tenang di bawah pohon ditemani sepoi angin pantai. Wkwkwk.
Kotaku Tubanku
SMS GRATIS KE SEMUA HP ( HP HARUS AKTIF )
Minggu, 09 Agustus 2015
Kamis, 23 Juli 2015
Kenangan dari Tuban
Tuban, adalah kota pesisir yang indah. Kota ini dilewati oleh jalur provinsi Pantai utara. Tetapi, kota Tuban juga memiliki panorama pegunungan yang tak kalah Indah. Hal ini disebabkan karena Tuban juga dilewati oleh Pegunungan Kapur Selatan. Secara geografis Tuban berada di antara Rembang, Lamongan, dan Bojonegoro.
Dulu saya bersekolah di SMAN 2 Tuban. Letaknya di bagian selatan kota Tuban, yaitu di Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo. Bagi para pelacong pasti melewati jalan tersebut. Angkatan saya berasal dari berbagai kecamatan di Tuban. Ada yang dari Pelumpang, Palang, Kerek, Montong, Senori, Bancar, dan tempat lainnya yang hampir semua kecamatan di Tuban.
Sewaktu saya sekolah dulu, saya sering kali diberi "bisikan" oleh teman saya untuk berjalan-jalan ke tempat asal mereka. Sayangnya sifat saya yang kurang suka jalan-jalan dan suka lokasi aman masih melekat saat itu. Tetapi setelah saya bergabung beberapa organisasi, saya semakin terbiasa untuk pergi ke tempat jauh.
Kini saya telah Kuliah di Surabaya. Dan saya sempat menemukan beberapa foto tempat saya bepergian waktu lalu. Ini dia fotonya :D
1. Pabrik PT Semen Indonesia, Kec. Kerek
Ayah saya adalah pegawai di Perusahaan BUMN tersebut. Bagi ayah saya, untuk apa pergi ke tempat kerja bersama anak-anak? Dan entah mengapa, pada hari itu 17 November 2013. Ayah saya mengaja saya untuk pergi kesana.
Ya inilah yang dapat saya rekam dari "Field Trip" waktu itu :D. Suatu kehormatan bisa berkunjung ke tempat tersebut. Karena ini adalah lokasi Pabrik, jadi tidak sembarang orang bisa masuk kedalam. Apalagi di depan gerbang ada satpam. Waktu itu saya bisa masuk karena saya bersama ayah saya B).
Memang pabrik ini mengeksploitasi alam. Tapi pabrik ini ternyata juga telah memperkirakan dampaknya. Mereka juga membuat "Green Belt". Yaitu penghijauan kembali tempat yang telah di gali. Pada dasarnya pabrik Semen menggali batu kapur. Dan daerah bekas penggalian tersebut ditanami oleh beberapa macam tumbuhan. Saya juga heran, tumbuhan macam apa yang bisa di tanam. Dan di pabrik ini pula saya memiliki cita-cita untuk menjadi seorang teknisi handal yang bisa bekerja bersama mesin :D
2. Pegunungan kapur, Ndaringan (Sebetulnya ini pegunungan memanjang, tapi yang saya daki di bagian ndaringan saja :D)
Hari mulai siang, kabut mulai menipis, dusun ndaringan mulai tampak. Ya beginilah dusun ndaringan jika dilihat dari atas gunung tersebut.
Oh iya, saya lupa :D. untuk naik ke gunung ini jalan terdekat yaitu melewati sungai. Sampai sekarang saya juga masih penasaran dengan nama sungai tersebut. Orang sekitar menyebutnya "Kali Kong". Karena waktu itu air sedang surut, jadi kami bisa melintasi untuk pergi dan pulang.
Wkwkwkw. Tragedi terjadi :D. saat Kami akan menaiki gunung tersebut sandal saya lepas. mungkin sudah 1/4 perjalanan kami sih. Anehnya, yang lepas itu di bagian sampingnya. Saya juga ngga habis pikir sih mengapa saya naik gunung menggunakan sandal japit.
Sementara baru ini sih yang saya temukan :D
See you next time . . .
Jumat, 17 April 2009
Mengenai Tuban
Kabupaten Tuban adalah salah satu kabupaten di Jawa Timur yang terletak di Pantai Utara Jawa Timur. Kabupaten dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa ini terdiri dari 20 kecamatan dan beribukota di Kecamatan Tuban. Kabupaten Tuban mempunyai letak yang strategis, yakni di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan dilintasi oleh Jalan Nasional Daendels di Pantai Utara. Oleh karena itu, pada jaman dahulu Tuban dijadikan pelabuhan utama Kerajaan Majapahitdan menjadi salah satu pusat penyebaran Agama Islam oleh para Walisongo.
Kota Tuban memiliki asal usul dalam beberapa versi, pertama disebut sebagai Tuban dari lakuran watu tiban (batu yang jatuh dari langit), yaitu batu pusaka yang dibawa oleh sepasang burung dari Majapahit menuju Demak, dan ketika batu tersebut sampai di atas Kota Tuban, batu tersebut jatuh dan dinamakan Tuban. Adapun versi yang kedua berupa lakuran dari metu banyu berarti keluar air, yaitu peristiwa ketika Raden Dandang Wacana (Kyai Gede Papringan) atau Bupati Tuban yang pertama membuka hutan Papringan dan anehnya, ketika pembukaan hutan tersebut keluar air yang sangat deras. Hal ini juga berkaitan dengan adanya sumur tua yang dangkal tapi airnya melimpah, dan istimewanya sumur tersebut airnya tawar padahal berada di dekat pantai. Ada juga versi ketiga, Tuban berasal dari kata "tubo" atau racun yang artinya sama dengan nama kecamatan di Tuban yaitu Kecamatan Jenu.
Kota Tuban memiliki asal usul dalam beberapa versi, pertama disebut sebagai Tuban dari lakuran watu tiban (batu yang jatuh dari langit), yaitu batu pusaka yang dibawa oleh sepasang burung dari Majapahit menuju Demak, dan ketika batu tersebut sampai di atas Kota Tuban, batu tersebut jatuh dan dinamakan Tuban. Adapun versi yang kedua berupa lakuran dari metu banyu berarti keluar air, yaitu peristiwa ketika Raden Dandang Wacana (Kyai Gede Papringan) atau Bupati Tuban yang pertama membuka hutan Papringan dan anehnya, ketika pembukaan hutan tersebut keluar air yang sangat deras. Hal ini juga berkaitan dengan adanya sumur tua yang dangkal tapi airnya melimpah, dan istimewanya sumur tersebut airnya tawar padahal berada di dekat pantai. Ada juga versi ketiga, Tuban berasal dari kata "tubo" atau racun yang artinya sama dengan nama kecamatan di Tuban yaitu Kecamatan Jenu.
Langganan:
Postingan (Atom)

